Pesisir Selatan, Pikiranrakyatnews.my.id--
Penantian warga terhadap akses penghubung yang lebih layak akhirnya terjawab. Jembatan Gantung Limau Gadang di Kecamatan Lumpo, Kabupaten Pesisir Selatan, kini telah rampung dibangun dan siap dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang mobilitas sehari-hari, terutama akses anak-anak sekolah.
Rampungnya pembangunan jembatan tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar pergerakan warga, tetapi juga membuka akses yang lebih baik bagi aktivitas ekonomi, sosial dan budaya masyarakat di kawasan tersebut.
PPK 2.4 PJN II Provinsi Sumatera Barat, Gina Lamria Indriati Tampubolon baru-baru ini mengatakan, keberadaan jembatan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat, khususnya generasi penerus yang setiap hari menggunakan akses tersebut untuk beraktivitas.
“Jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, meningkatkan mobilitas warga, serta mendukung peningkatan perekonomian, sosial dan budaya,” ujar Gina.
Menurutnya, perhatian khusus diberikan terhadap keberadaan anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jembatan. Karena itu, keberadaan jembatan diharapkan dapat memberikan akses yang lebih aman dan memudahkan aktivitas pendidikan masyarakat setempat.
“Jembatan ini dikhususkan juga bagi generasi penerus bangsa, terutama anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jembatan ini,” katanya.
Namun, masyarakat diminta ikut menjaga keberlangsungan fungsi dan kondisi jembatan. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pembatasan tonase kendaraan yang melintas.
Gina mengingatkan agar warga tidak menggunakan jembatan tersebut untuk kendaraan dengan muatan melebihi kapasitas yang telah dipersyaratkan. Batas tonase yang diperbolehkan melintas di jembatan tersebut maksimal 1,5 ton.
“Kami berharap warga dapat merawat jembatan ini dengan tidak melintaskan kendaraan yang tonasenya melebihi yang dipersyaratkan, yaitu 1,5 ton,” tegasnya.
Dengan selesainya pembangunan, jembatan tersebut kini menjadi salah satu infrastruktur penting bagi masyarakat Lumpo. Akses yang sebelumnya menjadi persoalan dalam menunjang aktivitas warga diharapkan dapat semakin terbuka dengan beroperasinya jembatan ini.
Selain digunakan untuk menunjang aktivitas harian, jembatan juga diharapkan memperlancar mobilitas barang dan jasa. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memberikan dukungan terhadap aktivitas perekonomian masyarakat sekitar.
Pembangunan Jembatan Limau Gadang dilaksanakan Kementerian PUPR melalui PJN II Provinsi Sumatera Barat bersama kontraktor pelaksana. Setelah seluruh tahapan administrasi diselesaikan, jembatan tersebut nantinya akan diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan.
“Untuk selanjutnya, jembatan ini akan diserahterimakan kepada Pemkab Pesisir Selatan setelah seluruh proses administrasinya selesai,” ujar Gina.
Warga pun diharapkan tidak hanya memanfaatkan jembatan, tetapi juga memiliki kepedulian bersama dalam menjaga fasilitas tersebut. Kepatuhan terhadap batas tonase menjadi salah satu bentuk tanggung jawab masyarakat agar jembatan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Dengan rampungnya Jembatan Limau Gadang, akses masyarakat di kawasan Lumpo kini memiliki sarana penghubung yang dapat menunjang aktivitas pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya secara lebih lancar.PR-Irmon S
















No comments:
Post a Comment