Mitigasi Bencana di Padang, 24 Kota di Sumatera Berkolaborasi - Pikiran Rakyat News

Breaking

Thursday, October 1, 2026

Mitigasi Bencana di Padang, 24 Kota di Sumatera Berkolaborasi

 

Welcome dinner yang digelar Wali Kota Padang Fadly Amran di Hotel Santika Padang, Selasa (29/9), menjelang Seminar Kebencanaan Komwil I APEKSI yang berlangsung Rabu (30/9).

Padang, Pikiranrakyatnews.my.id

Sebanyak 24 pemerintah kota anggota Komisariat Wilayah I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) berkumpul di Kota Padang untuk memperkuat kolaborasi menghadapi risiko bencana di wilayah Sumatra.


Pertemuan tersebut diawali dengan welcome dinner yang digelar Wali Kota Padang Fadly Amran di Hotel Santika Padang, Selasa (29/9), menjelang Seminar Kebencanaan Komwil I APEKSI yang berlangsung Rabu (30/9).


Forum ini menjadi ruang berbagi pengalaman antarpemerintah kota mengenai mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana. Penguatan kerja sama dinilai penting karena sejumlah daerah di Sumatra menghadapi ancaman bencana yang beragam, mulai dari gempa bumi, banjir, hingga bencana hidrometeorologi.


Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, pengalaman Kota Padang dalam menghadapi gempa bumi 2009 dan bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 menjadi pembelajaran yang dapat dibagikan kepada daerah lain.


Menurut Fadly, penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan pemerintah daerah secara sendiri-sendiri. Koordinasi antarkota diperlukan agar kapasitas pemerintah dalam menghadapi bencana dapat diperkuat, termasuk dalam fase tanggap darurat maupun rehabilitasi dan rekonstruksi.


“Forum ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antarkota di wilayah Sumatra dalam mitigasi dan penanggulangan risiko bencana secara bersama,” ujar Fadly.


Ia menilai meningkatnya potensi bencana dalam beberapa tahun terakhir menuntut pemerintah kota memiliki kesiapsiagaan yang lebih kuat. Selain membangun kapasitas internal, pemerintah daerah juga perlu memiliki jejaring kerja sama yang dapat diaktifkan ketika terjadi bencana.

Karena itu, pengalaman masing-masing kota menjadi sumber pembelajaran penting. 


Praktik penanganan bencana, sistem koordinasi, pemanfaatan sumber daya, serta strategi pemulihan dapat dipertukarkan untuk memperkuat kesiapan daerah menghadapi kondisi darurat.


Direktur Eksekutif APEKSI Alwis Rustam mengapresiasi Kota Padang yang menjadi tuan rumah Seminar Kebencanaan Komwil I APEKSI 2026. Ia mengatakan APEKSI terus mendorong pemerintah kota memperkuat kesiapsiagaan bencana, termasuk melalui sistem peringatan dini dan latihan kebencanaan.


Menurut Alwis, kesiapan tersebut diperlukan agar pemerintah kota tidak hanya mampu merespons bencana di wilayahnya masing-masing, tetapi juga dapat saling memberikan dukungan ketika daerah lain menghadapi kondisi darurat. 


“Kesiapsiagaan harus dibangun dalam kondisi normal, sehingga ketika bencana terjadi setiap daerah sudah memiliki kapasitas dan mekanisme untuk saling mendukung,” katanya.


Seminar Kebencanaan Komwil I APEKSI di Padang selanjutnya menjadi ruang untuk memperdalam pembahasan mengenai pengurangan risiko bencana sekaligus memperkuat jejaring antarpemerintah kota di Sumatra.


Selain Alwis Rustam, kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Komwil I APEKSI Muhammad Sofyan, para delegasi 24 kota anggota Komwil I APEKSI, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, jajaran asisten dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Padang, serta Ketua LKAAM Sumatra Barat Fauzi Bahar yang juga pernah menjabat Wali Kota Padang periode 2004–2014.PR-08

No comments:

Post a Comment

SELAMAT DATANG DI SEMOGA ANDA PUAS