Klenteng Pondok dan kawasan Kota Tua Padang kembali semarak! Pasar Malam Imlek Tahun Baru Imlek 2026/2576 resmi dibuka hari ini, Rabu (28/01/2026).
menyuguhkan lebih dari 50 stand kuliner dan produk Usaha Mikro Kecil (UMK) yang siap memanjakan pengunjung.
Pasar malam yang telah menjadi agenda budaya tahunan nan ditunggu-tunggu ini kembali hadir untuk menyambut seluruh warga Padang dalam sebuah perhelatan akbar yang sarat akan budaya, kuliner dan kebersamaan.
Dibuka Langsung oleh Walikota dan Kepala Dinas Pariwisata
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan ditandai oleh pemukulan gong secara simbolis oleh Walikota Padang, Bapak Fadly Amran, didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syafni. Kehadiran kedua pimpinan kota ini menjadi penegas dukungan penuh Pemerintah Kota Padang terhadap pelestarian budaya dan semangat kebersamaan dalam keberagaman.
Ketua Panitia Pasar malam Imlek, Hokkly Thedy
menyampaikan, Pasar Malam Imlek tidak hanya menjadi destinasi "jajan" dan hiburan semata. Lebih dari itu, ia berfungsi sebagai wadah pelestarian tradisi, di mana nilai-nilai Imlek dihidupkan untuk dikenalkan kepada generasi muda. Acara ini juga menjadi ruang pertemuan dan rekreasi bagi seluruh lapisan masyarakat, mempererat tali silaturahmi sambil merayakan keindahan kebhinnekaan.
![]() |
| Suasana Pasar Imlek pada sore saat akan dibuka pada malam harinya |
Sebagai penggerak ekonomi kerakyatan, Pasar Malam Imlek memberikan panggung nyata bagi pelaku usaha lokal. Lebih dari 50 stand telah memadati area Klenteng Pondok dan sekitarnya, diisi oleh pedagang kuliner khas, pengusaha kreatif, dan pelaku UMK yang menawarkan produk unggulan mereka.
Hiburan Inklusif untuk Semua Usia
Pengunjung akan dimanjakan dengan beragam sajian hiburan yang dapat dinikmati seluruh keluarga. Mulai dari pertunjukan seni budaya Tionghoa seperti Barongsai dan Liong, pentas musik, hingga dekorasi lampion yang menghiasi indahnya malam di Kota Tua Padang.
Penyelenggaraan acara ini merupakan hasil gotong royong sembilan kumpulan (Jisekongsi) yang dipimpin secara bergilir oleh marga-marga Tionghoa setempat. Panitia mengajak sadonyo urang Padang untuk turut meramaikan dan merasakan langsung semangat kegembiraan ini.
“Kami ingin acara ini menjadi milik bersama semua masyarakat Padang. Mari kita sukseskannya bersama, jadikan momen ini sebagai bukti bahwa Padang adalah kota yang harmoni, maju dan kaya budaya,” ajak Jonson selaku panitia acara.(PR-Irmon)

















No comments:
Post a Comment